Info Sekolah
Rabu, 11 Mar 2026
  • Selamat Datang di Website Resmi MA Al Istiqomah – Informasi Akademik, Kegiatan, dan Prestasi Siswa Tersaji Lengkap dan Terpercaya.
  • Selamat Datang di Website Resmi MA Al Istiqomah – Informasi Akademik, Kegiatan, dan Prestasi Siswa Tersaji Lengkap dan Terpercaya.
2 Maret 2026

Tarawih, Amalan Bulan Ramadan yang Sarat akan Hikmah dan Pahala

Sen, 2 Maret 2026 Dibaca 2x Berita

Bulan Ramadan merupakan bulan istimewa yang Allah ﷻ penuhkan dengan berbagai keutamaan dan amalan ibadah. Di antara amalan yang menjadi syiar khas bulan suci ini adalah shalat Tarawih. Ibadah malam yang tidak hanya sarat pahala, tetapi juga mengandung hikmah spiritual, sosial, dan psikologis yang mendalam bagi seorang muslim.Tarawih bukan sekadar ibadah biasa, melainkan momentum pembinaan jiwa, penguatan iman, dan penghidupan malam Ramadan dengan dzikir serta tilawah Al-Qur’an.

Pengertian Shalat Tarawih
Secara bahasa, tarawih berasal dari kata تَرْوِيحَة (tarwîhah) yang berarti istirahat. memiliki arti demikian karena para sahabat pada masa awal melaksanakan shalat ini dengan jeda istirahat di setiap beberapa rakaat, mengingat panjangnya bacaan yang mereka lantunkan.

Secara istilah, shalat Tarawih adalah shalat sunnah malam yang terkhusus pada bulan Ramadan. Dan waktu untuk melaksanakan Shalat tarawih sendiri, terdapat pada waktu setelah shalat isya dan sebelum shalat witir

Dalil Shalat Tarawih
Shalat Tarawih termasuk dalam kategori Qiyâm Ramadhân. Rasulullah ﷺ bersabda:

أَن رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ، إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya :“Sesungguhnya Rasulullah ﷺ bersabda: “Barang siapa melaksanakan Qiyam(shalat malam) pada bulan Ramadan karena iman dan mengharap pahala, niscaya diampuni baginya dosa-dosanya yang telah lalu.”[¹Abū ‘Abd Allāh Muḥammad bin Ismā‘īl al-Bukhārī al-Ju‘fī, Ṣaḥīḥ al-Bukhārī juz. 1 hlm. 22]

Hadis ini menjadi landasan utama keutamaan shalat Tarawih. Karena Shalat Tarawih adalah bentuk qiyam Ramadan yang paling terkenal dan umat Muslim amalkan setiap Ramadan tiba.

Praktik Tarawih Rasulullah ﷺ dan Para Sahabat
Diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahu ‘anha:

عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ
…أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ صَلَّى ذَاتَ لَيْلَةٍ فِي الْمَسْجِدِ، فَصَلَّى بِصَلَاتِهِ نَاسٌ، ثُمَّ صَلَّى مِنَ الْقَابِلَةِ، فَكَثُرَ النَّاسُ

Artinya :“Dari ‘Aisyah Ummul Mukminin r.a.: Sesungguhnya Rasulullah ﷺ pada suatu malam melaksanakan shalat di masjid, lalu beberapa orang ikut shalat mengikuti beliau. Kemudian pada malam berikutnya beliau shalat lagi, maka jumlah orang pun semakin banyak…”

Namun pada malam ketiga, Rasulullah ﷺ kemudian menghentikan pelaksanaannya secara berjamaah secara terus-menerus karena khawatir shalat tersebut menjadi wajib kepada umatnya.

ثُمَّ اجْتَمَعُوا مِنَ اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ أَوِ الرَّابِعَةِ، فَلَمْ يَخْرُجْ إِلَيْهِمْ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ، فَلَمَّا أَصْبَحَ قَالَ: (قَدْ رَأَيْتُ الَّذِي صَنَعْتُمْ، وَلَمْ يَمْنَعْنِي مِنَ الْخُرُوجِ إِلَيْكُمْ إِلَّا أَنِّي خَشِيتُ أَنْ تُفْرَضَ عَلَيْكُمْ). وَذَلِكَ فِي رَمَضَانَ

Artinya :“Kemudian mereka(umat muslim) berkumpul pada malam ketiga atau keempat, tetapi Rasulullah ﷺ tidak keluar menemui mereka. Ketika pagi hari, beliau bersabda, “Aku telah melihat apa yang kalian lakukan. Tidak ada yang menghalangiku untuk keluar menemui kalian kecuali aku khawatir shalat itu akan menjadi wajib untuk kalian”. Dan peristiwa itu terjadi pada bulan Ramadan.”[² Abū ‘Abd Allāh Muḥammad bin Ismā‘īl al-Bukhārī al-Ju‘fī, Ṣaḥīḥ al-Bukhārī juz. 1 hlm. 380]

Penghidupan Tarawih Secara Berjamaah oleh Umar bin Khattab
Meskipun sempat berhenti di masa Rasulullah. Pada masa Khalifah Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu, beliau mulai menghidupkan kembali kesunnahan Tarawih secara berjamaah. Sahabat Umar bin Khattab berkata:

نِعْمَ الْبِدْعَةُ هَذِهِ

Artinya :“Sebaik-baik bid‘ah adalah ini.”

Para ulama Ahlus Sunnah sepakat bahwa Tarawih adalah sunnah muakkadah, dan ijma’ sahabat atas pelaksanaannya menjadi hujjah kuat dalam syariat.

Hikmah Shalat Tarawih
Menghidupkan Malam Ramadan

Shalat Tarawih melatih seorang muslim untuk mencintai ibadah malam dan merasakan manisnya munajat kepada Allah ﷻ. Terlebih lagi di malam pada bulan Ramadan yang penuh dengan Rahmat dan ampunan.

Sarana Tazkiyatun Nafs (Penyucian Jiwa)

Berdiri lama dalam shalat, mendengarkan ayat-ayat Allah, dan menahan rasa lelah menjadi bentuk penyucian jiwa dari hiruk-pikuk dunia.

Menguatkan Ukhuwah Islamiyah

Tarawih berjamaah mempertemukan kaum muslimin dalam satu barisan, satu niat, dan satu tujuan: meraih ridha Allah.

Ladang Pahala yang Luas

Setiap rakaat, bacaan Al-Qur’an, dan kesabaran dalam shalat dicatat sebagai pahala yang berlipat ganda di bulan Ramadan.

Tarawih sebagai Cermin Kesungguhan Iman
Shalat Tarawih menjadi pembeda antara mereka yang menjadikan Ramadan sebagai bulan-bulan biasa pada umumnya, dan untuk mereka yang menjadikan bulan Ramadan sebagai madrasah ruhani. Ia bukan sekadar soal banyaknya rakaat, tetapi tentang keikhlasan dan kontinuitas.

Rasulullah ﷺ bersabda:

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا قَالَتْ
سُئِلَ النَّبِيُّ ﷺ: أَيُّ الْأَعْمَالِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ؟ قَالَ: (أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ). وَقَالَ: (اكْلَفُوا مِنَ الْأَعْمَالِ مَا تُطِيقُونَ)

Artinya :“Dari ‘Aisyah r.a., ia berkata: Nabi ﷺ pernah ditanya, “Amalan apakah yang paling dicintai oleh Allah?” Beliau menjawab, “Yang paling istiqamah(terus menerus), meskipun sedikit.” Beliau juga bersabda, “Lakukanlah amalan-amalan sesuai dengan kemampuan kalian.”[³ Abū ‘Abd Allāh Muḥammad bin Ismā‘īl al-Bukhārī al-Ju‘fī, Ṣaḥīḥ al-Bukhārī juz. 5 hlm. 2373]

Penutup
Shalat Tarawih adalah amalan Ramadan yang penuh cahaya, hikmah, dan pahala. Ia merupakan warisan Nabi ﷺ, dihidupkan oleh para sahabat, dan dijaga oleh ulama sepanjang zaman. Maka sungguh merugi orang yang melewati Ramadan tanpa menegakkan malamnya dengan shalat dan dzikir.

Semoga Allah SWT menjadikan kita termasuk orang-orang yang menghidupkan Ramadan dengan iman dan keikhlasan, serta menerima seluruh amal ibadah kita.

Di sadur dari laman Lirboyo.net

Artikel Lainnya

Oleh : Admin

Kelas 11

Oleh : Admin

Hello world!

Oleh : Admin

Kelas 10

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar